BerandaCari Dokter Dr. I Made Junior Rina Artha, PhD, FIHA, FAsCC, FAPSIC, FSCAI, FESC, FACC
Dr. I Made Junior Rina Artha, PhD, FIHA, FAsCC, FAPSIC, FSCAI, FESC, FACC
Bidang minat klinis utama Dr. Junior dalam kardiologi intervensi berfokus pada prosedur tingkat lanjut dan kompleks. Beliau berspesialisasi dalam revaskularisasi Oklusi Total Kronis (CTO), termasuk penggunaan Rotablator untuk menangani lesi yang sangat terkalsifikasi. Keahliannya juga mencakup PCI lesi bifurkasi, PCI Arteri Koroner Utama Kiri, PCI multivessel pada pasien berisiko tinggi, dan Valvuloplasti Mitral Balon. Beliau menggunakan teknik pencitraan intravaskular mutakhir seperti Ultrasonografi Intravaskular (IVUS) dan Tomografi Koherensi Optik (OCT) untuk penilaian lesi yang tepat dan optimasi stent. Selain itu, beliau menggunakan cadangan aliran fraksional (FFR) untuk menilai fisiologi koroner guna memandu intervensi. Dr. Junior mahir dalam menggunakan teknik kontras ultra-rendah dalam PCI, yang sangat bermanfaat bagi pasien dengan disfungsi ginjal tingkat lanjut.
Dr. I Made Junior Rina Artha, PhD, FIHA, FAsCC, FAPSIC, FSCAI, FESC, FACC
Cardiology and Vascular Medicine - Consultant in Interventional Cardiology
Dr. I Made Junior Rina Artha, PhD, FIHA, FAsCC, FAPSIC, FSCAI, FESC, FACC
Cardiology and Vascular Medicine - Consultant in Interventional Cardiology
Bidang minat klinis utama Dr. Junior dalam kardiologi intervensi berfokus pada prosedur tingkat lanjut dan kompleks. Beliau berspesialisasi dalam revaskularisasi Oklusi Total Kronis (CTO), termasuk penggunaan Rotablator untuk menangani lesi yang sangat terkalsifikasi. Keahliannya juga mencakup PCI lesi bifurkasi, PCI Arteri Koroner Utama Kiri, PCI multivessel pada pasien berisiko tinggi, dan Valvuloplasti Mitral Balon. Beliau menggunakan teknik pencitraan intravaskular mutakhir seperti Ultrasonografi Intravaskular (IVUS) dan Tomografi Koherensi Optik (OCT) untuk penilaian lesi yang tepat dan optimasi stent. Selain itu, beliau menggunakan cadangan aliran fraksional (FFR) untuk menilai fisiologi koroner guna memandu intervensi. Dr. Junior mahir dalam menggunakan teknik kontras ultra-rendah dalam PCI, yang sangat bermanfaat bagi pasien dengan disfungsi ginjal tingkat lanjut.
Dalam perannya saat ini, Dr. Junior menjabat sebagai Kepala Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular serta Kepala Divisi Diagnostik Invasif dan Intervensi Non-Bedah di Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana. Sebagai direktur program Fellowship Kardiologi Intervensional di Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. IGNG Ngoerah Bali, beliau berdedikasi untuk melatih para ahli kardiologi intervensional masa depan di bidang-bidang khusus ini.
Organisasi:
Ketua Asosiasi Jantung Indonesia cabang Bali, 2017-2022
Koordinator Lokasi:
Registri PCI Indonesia, Bali
iSTEMI (registri multisenter ACS), Bali
Publikasi:
• Peran Indeks Pemisahan Daun Katup Mitral (MLSI) dalam Menentukan Tingkat Keparahan Stenosis Mitral (J Kardiol Indones 2015;36:186-95)
• Karakteristik Klinis, Penanganan Medis dan Hasil Pasien dengan Infark Miokard Elevasi ST di Rumah Sakit Umum Sanglah, Denpasar, Bali, Indonesia (Jurnal Biomedis dan Farmakologi, Vol(3), 1197-1206 (2017))
• Tingkat Kematian dan Faktor-faktor yang Berasosiasi dengan Sindrom Koroner Akut Non-ST-Elevasi di Bali: Hasil dari Registri Pusat Tunggal (Jurnal Biomedis dan Farmakologi, Desember 2018, Vol.11(4), hlm. 1895-1901)
• Tingkat profil lipid individu dan rasio lipid yang tinggi sebagai penanda prediktif kontrol glikemik yang buruk pada diabetes melitus tipe 2 (Jurnal Dove Press: Vascular Health and Risk Management 2019: 15 149-157)
• Pengaruh Percutaneous Coronary Intervention terhadap Biomarker dan Kualitas Hidup pada Pasien dengan Obstruksi Arteri Koroner Total Kronis (Cardiol Res. 2023;14(1):69-78)
• Perbedaan klinis-demografis dan kinerja manajemen tujuh tahun sindrom koroner akut di Bali, Indonesia (Epidemiologi Klinis dan Kesehatan Global 30 (2024) 101847)
Indonesia
Bahasa inggris
Dokter: Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Denpasar, Bali, Indonesia, 2001
Kardiologi Umum: Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia Jakarta, Indonesia, 2012
Program Doktor : Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Denpasar, Bali, Indonesia, 2022
Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Universitas Indonesia, 2012
Program Fellowship Kardiologi Intervensional dan Perawatan Kritis Kardiovaskular: Fellowship Diagnostik Invasif dan Intervensi Non-Bedah serta Perawatan Kardiovaskular Akut, Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, 2015
Program Fellowship Kardiologi Intervensional Tingkat Lanjut: Program Fellowship Kardiologi Intervensional ASEAN, Pusat Jantung Her Majesty, Rumah Sakit Siriraj, Universitas Mahidol, Bangkok, Thailand, 2015
Anggota Asosiasi Jantung Indonesia (FIHA), 2012
Anggota Asean College of Cardiology (FAsCC), 2017
Anggota Kehormatan Asian Pacific Society Interventional Cardiology (FAPSIC), 2021
Anggota (Fellow) dari Society of Cardiovascular Angiography and Interventions (FSCAI), 2020
Anggota European Society of Cardiology (FESC), 2021
Anggota American College of Cardiology (FACC), 2025
Lesi Bifurkasi
Arteri Koroner Utama Kiri
Oklusi Total Kronis (CTO)
Rotablator
PCI Multivessel
PCI yang Dipandu Ultrasonografi Intravaskular (IVUS)
PCI yang dipandu oleh Tomografi Koherensi Optik (OCT)
Penilaian Fisiologi Koroner dengan Cadangan Aliran Fraksional (FFR)