Beranda Unit Gawat Darurat
Unit Gawat Darurat
h1

Kami memahami bahwa dalam keadaan darurat medis, setiap detik sangat berharga. Layanan Gawat Darurat & Ambulans kami dirancang untuk menyediakan perawatan medis dan transportasi yang cepat dan ahli, memastikan respons yang paling aman dan efisien saat Anda sangat membutuhkannya.

Mengapa Memilih Layanan Gawat Darurat & Ambulans BIH?

  • Respons cepat untuk kondisi kritis.
  • Tim medis darurat 24/7 dengan pelatihan khusus.
  • Peralatan penyelamat jiwa canggih tersedia di dalam pesawat.
  • Koordinasi yang lancar dengan unit gawat darurat rumah sakit kami.
  • Dukungan untuk pasien internasional, termasuk layanan penerjemah.

Cara Memanggil Ambulans di Bali

Jika Anda atau seseorang di dekat Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi Tim Tanggap Darurat kami.
📞 Saluran Telepon Darurat: 150 919

Langkah-langkah yang Harus Diikuti Saat Memanggil Ambulans:

  1. Tetap Tenang – Berbicaralah dengan jelas dan berikan informasi yang akurat.
  2. Bersiaplah untuk Menjawab Pertanyaan-Pertanyaan Kunci:
    1. Di manakah lokasi pasien?
    2. Anda menelepon dari nomor berapa?
    3. Apakah pasien sadar dan bernapas?
    4. Siapa nama, usia, dan jenis kelamin pasien?
    5. Apakah pasien memiliki riwayat penyakit sebelumnya?
    6. Apakah pasien sudah terdaftar di BIH? (Jika sudah, berikan nomor rumah sakitnya)
  3. Jangan Tutup Telepon sampai petugas operator memberi tahu Anda bahwa hal itu diperbolehkan.

Dukungan Bahasa

Kami memahami bahwa keadaan darurat dapat menimbulkan stres, terutama di negara asing. Jika Anda tidak berbahasa Inggris atau Bahasa Indonesia, kami dapat menyediakan layanan penerjemah.
Jika memungkinkan, mintalah penutur asli bahasa setempat untuk menyampaikan lokasi Anda kepada petugas operator sementara kami mengatur bantuan bahasa lebih lanjut.

Kapan Anda Harus Memanggil Ambulans?

Alih-alih mengemudi ke rumah sakit, pertimbangkan untuk memanggil ambulans jika:

  • Situasinya mengancam jiwa (misalnya, cedera parah, stroke, serangan jantung).
  • Kondisi tersebut dapat memburuk selama perjalanan.
  • Memindahkan pasien dapat menyebabkan cedera lebih lanjut.
  • Perawatan medis darurat khusus diperlukan segera.
  • Kondisi lalu lintas atau jarak dapat menyebabkan keterlambatan yang berbahaya.