Blog & Berita Bali International Hospital Merayakan Ulang Tahun Pertama dengan Pencapaian Penting dalam Bedah Robotik

Bali International Hospital Merayakan Ulang Tahun Pertama dengan Pencapaian Penting dalam Bedah Robotik

Waktu baca 5 menit . 02 Juli 2026
63 tayangan
Pengembangan Layanan Kesehatan dan Rumah Sakit

Denpasar, Bali, 30 Juni 2026 – Bali International Hospital merayakan ulang tahun pertamanya dengan mencapai dua tonggak penting dalam perjalanan perawatan kesehatan Indonesia melalui keberhasilan penyelesaian prosedur bedah pencernaan dengan bantuan robot yang menjadi tonggak sejarah dan penyelenggaraan Simposium Bedah Robotik Bali.

Pada tanggal 29 Juni 2026, Dr. I Made Mulyawan, MD, PhD, Berhasil melakukan operasi pencernaan robotik pertama di Bali dan Indonesia Timur, menyelesaikan kolesistektomi dengan bantuan robot. Keesokan harinya, 30 Juni 2026, Prof Iswanto Sucandy, MD, FACS, Seorang ahli bedah pencernaan yang berpraktik di Amerika Serikat, melakukan kolesistektomi dan adrenalektomi gabungan dengan bantuan robot, menandai pertama kalinya di Indonesia dua prosedur dengan bantuan robot diselesaikan dalam satu operasi bedah.

Prosedur dengan bantuan robot merupakan bagian dari Simposium Bedah Robotik Bali, sebuah forum ilmiah yang mempertemukan para ahli bedah, ahli gastroenterologi, akademisi, dan profesional kesehatan dari berbagai institusi untuk bertukar pengetahuan, mengamati prosedur bedah dengan bantuan robot secara langsung, dan membahas masa depan bedah invasif minimal.

Simposium dan prosedur dengan bantuan robot ini mencerminkan komitmen Bali International Hospitaluntuk memajukan layanan kesehatan melalui kolaborasi internasional, pendidikan klinis, dan pengenalan teknologi medis canggih, sekaligus mendukung pengembangan tenaga profesional kesehatan di Indonesia.

Dr. Noel Yeo, Direktur Utama & CEO Bali International Hospital, mengatakan bahwa acara tersebut mewakili lebih dari sekadar demonstrasi teknologi.

“Prosedur bedah berbantuan robot yang berhasil dilakukan selama dua hari terakhir merupakan tonggak penting bagi Bali International Hospital, Zona Ekonomi Khusus Kesehatan Sanur, dan ekosistem layanan kesehatan Indonesia. Lebih dari sekadar operasi itu sendiri, hal ini menunjukkan nilai kolaborasi internasional, pendidikan klinis, dan transfer teknologi dalam memajukan kemampuan layanan kesehatan di Indonesia.”.

Seiring dengan perayaan ulang tahun pertama Bali International Hospital, kami tetap berkomitmen untuk mendekatkan layanan kesehatan berstandar internasional kepada masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi yang sedang berkembang untuk layanan kesehatan canggih dan wisata medis di kawasan Asia-Pasifik.”

Bedah pencernaan robotik memberi para ahli bedah visualisasi tiga dimensi yang lebih baik, peningkatan ketangkasan instrumen, dan presisi yang lebih tinggi selama prosedur minimal invasif yang kompleks. Tergantung pada kondisi klinis pasien, bedah dengan bantuan robot dapat menawarkan manfaat seperti sayatan yang lebih kecil, pengurangan kehilangan darah, nyeri pascaoperasi yang lebih ringan, masa rawat inap yang lebih singkat, dan pemulihan yang lebih cepat.

Prosedur dengan bantuan robot dilakukan melalui kolaborasi antara Bali International Hospital, idsMED Indonesia, dan Edge Medical. Untuk simposium ini, Edge Medical memperkenalkan Edge® MP1000 Multi-port Endoscopic Robotic Surgical System untuk mendukung prosedur langsung dengan bantuan robot, menunjukkan bagaimana kolaborasi internasional dapat mempercepat akses ke teknologi bedah canggih sekaligus memperkuat kemampuan klinis dan transfer pengetahuan di Indonesia.

Edge Medical adalah perusahaan teknologi medis yang mengkhususkan diri dalam solusi bedah robotik untuk prosedur invasif minimal. Sistem Edge® MP1000-nya memberikan visualisasi tiga dimensi definisi tinggi, kontrol instrumen yang presisi, dan fleksibilitas lengan robot yang lebih baik kepada para ahli bedah selama prosedur bedah yang kompleks.

Selama simposium tersebut, Profesor Iswanto Sucandy menyoroti peran yang semakin penting dari operasi dengan bantuan robot dalam bedah pencernaan modern.

“Bedah dengan bantuan robot telah mengubah cara kita melakukan prosedur pencernaan yang kompleks. Teknologi ini memberikan fleksibilitas, presisi, dan kontrol yang lebih besar, memungkinkan ahli bedah untuk melakukan prosedur yang lebih aman sekaligus meningkatkan hasil klinis dan meningkatkan perawatan pasien.”

Dr. I Made Mulyawan menekankan bahwa pengenalan operasi dengan bantuan robot melampaui teknologi itu sendiri.

“Pengenalan bedah pencernaan dengan bantuan robot di Bali merupakan tonggak penting dalam memperluas kemampuan bedah canggih di Indonesia. Sama pentingnya adalah kesempatan bagi para ahli bedah dan tenaga kesehatan Indonesia untuk belajar dari kolaborasi internasional, transfer pengetahuan, dan pengembangan profesional berkelanjutan.”

Prof. Seung Kook Cho, MD, seorang ahli gastroenterologi dari Republik Korea dan pembicara tamu di simposium tersebut, mencatat bahwa teknologi robotik mencerminkan evolusi sistem perawatan kesehatan modern.

“Teknologi robotika tidak hanya meningkatkan kemampuan klinis tetapi juga mencerminkan kesiapan suatu institusi untuk memberikan layanan kesehatan modern, aman, dan berpusat pada pasien. Saya percaya Bali International Hospital memiliki visi yang kuat untuk menjadi pusat layanan kesehatan internasional terkemuka di kawasan ini.”

Seiring dengan memasuki tahun kedua operasional Bali International Hospital , Simposium Bedah Robotik Bali dan prosedur bedah berbantuan robotik yang menjadi tonggak sejarah ini menggarisbawahi komitmen Bali International Hospitaluntuk mendukung transformasi layanan kesehatan Indonesia sekaligus memajukan visi jangka panjang Zona Ekonomi Khusus Kesehatan Sanur sebagai destinasi wisata kesehatan dan medis kelas dunia.