Selamat datang di Bali International Hospital
A Culture Of Care
Centers of Excellence
Anda di Tangan yang Tepat
Fasilitas modern kami yang dirancang khusus dilengkapi dengan teknologi terkini, memastikan setiap pasien menerima perawatan tingkat lanjut dalam lingkungan yang nyaman dan ramah. Di Bali International Hospital, kami berkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan yang personal, lancar, dan disesuaikan dengan kebutuhan unik Anda.
Kamar dan suite rawat inap kami menawarkan fasilitas medis modern dalam lingkungan yang tenang dan nyaman. NIKmati privasi, perawatan yang dipersonalisasi, dan fasilitas premium untuk pemulihan yang aman dan nyaman.
Bali, 9 Maret 2026 — Sapporo Cardio Vascular Clinic (SCVC), sebuah pusat kardiovaskular di bawah naungan Hong Kong Asia Medical Group (HKAMG), secara resmi memperkenalkan kehadirannya di Indonesia melalui kolaborasi dengan Bali International Hospital (BIH), yang berlokasi di Zona Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan dan Kesejahteraan Sanur, Bali.
Tonggak sejarah ini ditandai dengan implementasi program Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI) amal pertama di BIH, yang memberikan akses kepada pasien Indonesia untuk prosedur kardiovaskular canggih dengan keahlian medis internasional.
Melalui program ini, dua pasien Indonesia terpilih sebagai kandidat amal mulai Desember 2025. Prosesnya meliputi penyaringan komprehensif, persiapan pra-prosedur, dan intervensi bedah itu sendiri.
Inisiatif amal ini merupakan tonggak penting karena menandai prosedur TAVI pertama yang dilakukan di BIH, yang dilakukan melalui kolaborasi tim medis multinasional. Prosedur tersebut dilakukan oleh Profesor Lam Yat Yin Dan Profesor Su Xi dari Hong Kong, bersama dengan dr. I Made Junior, Sp.JP, SubSp.Kl., IKKv(K), seorang ahli kardiologi intervensi dari SCVC.
Semua biaya medis untuk prosedur tersebut ditanggung sepenuhnya oleh HKAMG sebagai bagian darinya Program Amal Bedah, sebuah inisiatif kemanusiaan yang bertujuan untuk memperluas akses pasien terhadap teknologi medis canggih yang sebelumnya sulit diperoleh.
Bagi pasien dengan stenosis aorta berat, suatu kondisi yang ditandai dengan penyempitan katup aorta, risiko gagal jantung dan kematian meningkat secara signifikan jika tidak diobati. Program amal ini menawarkan harapan baru bagi pasien yang menghadapi kondisi tersebut. Banyak pasien sebelumnya memiliki pilihan pengobatan yang terbatas karena risiko tinggi yang terkait dengan operasi jantung terbuka atau kebutuhan untuk mencari pengobatan di luar negeri dengan biaya yang signifikan.
Melalui kolaborasi antara SCVC dan BIH, pasien Indonesia kini dapat menerima prosedur jantung kompleks dengan standar internasional lebih dekat ke rumah.
Steven Tse, CEO Grup Medis Asia Hong Kong (HKAMG), menyatakan bahwa ekspansi SCVC ke Indonesia mencerminkan komitmen jangka panjang grup tersebut untuk memperkuat akses terhadap perawatan kardiovaskular berkualitas tinggi di seluruh Asia.
“Selama lebih dari dua dekade, HKAMG telah berkomitmen untuk memajukan layanan kardiovaskular melalui integrasi praktik medis, pendidikan, dan penelitian. Kehadiran SCVC di Indonesia mewakili upaya kami untuk memperkenalkan teknologi medis canggih dan keahlian klinis internasional untuk memperluas akses perawatan kardiovaskular bagi pasien di seluruh Asia Tenggara.”
Dia menambahkan bahwa Program Amal TAVI Hal ini mencerminkan komitmen HKAMG untuk memastikan bahwa inovasi medis dapat menjangkau pasien yang benar-benar membutuhkannya.
“Melalui Program TAVI Amal ini, kami bertujuan untuk memastikan bahwa inovasi medis tidak hanya tersedia tetapi juga dapat diakses oleh pasien yang membutuhkan. Inisiatif ini juga membantu mengatasi permintaan akan perawatan jantung kompleks di Indonesia, memungkinkan pasien untuk menerima perawatan secara lokal tanpa perlu bepergian ke luar negeri.”
Sementara itu, Noel Yeo, Chief Commercial & Operation RS PT Pertamedika Bali, menyatakan bahwa kolaborasi antara Bali International Hospital (BIH)Dan SCVC Hal ini merupakan langkah penting dalam memperkuat pengembangan layanan kardiovaskular berstandar internasional di Indonesia.
“Diperkenalkannya prosedur Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI) di Bali International Hospital menandai tonggak penting dalam memperluas pilihan pengobatan bagi pasien dengan penyakit katup jantung di Indonesia. Ketersediaan layanan ini menunjukkan bahwa prosedur jantung yang kompleks kini dapat dilakukan di Bali dengan standar internasional.”.
Di BIH, kami terus memastikan kesiapan infrastruktur, ketersediaan alat medis canggih, dan akses terhadap obat-obatan berstandar internasional sehingga setiap prosedur dapat dilakukan dengan aman dan efektif. Melalui kolaborasi kami dengan SCVC, kami berharap dapat memberikan layanan kardiovaskular yang lebih komprehensif sekaligus memperkuat pengembangan layanan kardiologi intervensi di Indonesia.”
Ia menambahkan bahwa inisiatif ini juga sejalan dengan upaya BIH untuk mendukung pengembangan Bali sebagai destinasi layanan kesehatan internasional.
TAVI: Alternatif Modern untuk Operasi Jantung Terbuka
Penyakit kardiovaskular tetap menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu kondisi paling serius yang umum ditemukan di kalangan lansia adalah stenosis aorta berat, penyempitan katup aorta yang dapat menyebabkan sesak napas, nyeri dada, pingsan, dan gagal jantung.
Seiring meningkatnya harapan hidup, prevalensi penyakit katup jantung degeneratif terus meningkat, sementara tidak semua pasien merupakan kandidat yang cocok untuk operasi jantung terbuka.
Implantasi Katup Aorta Transkateter (TAVI) Ini adalah prosedur invasif minimal yang dirancang untuk mengganti katup aorta tanpa perlu operasi jantung terbuka. Katup baru dimasukkan melalui kateter, biasanya melalui arteri femoralis di kaki. Akibatnya, prosedur ini memiliki risiko lebih rendah dan memungkinkan pemulihan lebih cepat dibandingkan dengan operasi konvensional.
Rata-rata, pasien dapat pulang ke rumah dalam waktu 48 hingga 72 jam, sehingga menjadikan TAVI sebagai pilihan pengobatan penting bagi pasien lanjut usia atau mereka yang memiliki risiko operasi tinggi.
Di Indonesia, meskipun prosedur TAVI sudah tersedia, prosedur ini masih dilakukan oleh sejumlah rumah sakit yang terbatas. Ketersediaan layanan ini di Bali International Hospital Diharapkan dapat memperluas akses sekaligus semakin memperkuat standar perawatan jantung nasional.
Menurut Dr. Saya Membuat JuniorLayanan ini memberikan harapan baru bagi pasien yang sebelumnya memiliki pilihan pengobatan yang terbatas.
“Banyak pasien dengan stenosis aorta berat datang pada stadium lanjut dan memiliki risiko tinggi untuk operasi jantung terbuka. Dengan TAVI, kami dapat menawarkan terapi alternatif yang lebih aman dan efektif dengan proses pemulihan yang lebih cepat. Kolaborasi antara para ahli internasional dan lokal merupakan langkah penting menuju kemajuan layanan kardiologi intervensi di Indonesia.”
Komitmen terhadap Kolaborasi dan Transfer Pengetahuan
Ke depannya, SCVC bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dengan ahli kardiologi lokal melalui transfer pengetahuan berkelanjutan, diskusi kasus multidisiplin, dan penerapan standar klinis terintegrasi.
Dengan dukungan jaringan regional HKAMG, SCVC berkomitmen untuk membangun layanan kardiovaskular berstandar internasional di Indonesia, sehingga lebih banyak pasien dapat mengakses prosedur jantung yang kompleks tanpa perlu bepergian ke luar negeri.
Hong Kong Asia Medical Group (HKAMG) adalah penyedia layanan kesehatan terkemuka yang berspesialisasi dalam bedah jantung dan kardiologi, dengan fasilitas medis canggih di seluruh Asia. Sebagai bagian dari HKAMG, Klinik Kardiovaskular Sapporo (SCVC)Berfungsi sebagai pusat kardiovaskular yang berfokus pada intervensi jantung minimal invasif, prosedur jantung struktural, dan perawatan jantung kompleks yang didukung oleh teknologi canggih dan kolaborasi global.
Melalui program pelatihan berkelanjutan, teknik mutakhir, dan teknologi medis terkini, SCVC menyediakan prosedur jantung modern sebagai alternatif operasi konvensional, dengan tujuan meningkatkan hasil klinis sekaligus memberikan perawatan yang lebih tepat dan personal bagi pasien.